Home / Grosir Daster Bali / Perbedaan Daster Obras dan Non Obras Yang Wajib Anda Ketahui

Daftar Harga Terbaik

Berbicara tentang baju daster, memang terdapat banyak jenis modelnya mulai dari manohara, payung, lowback, busui, prily, ruffle, dan masih banyak lagi.

Namun, bila dilihat dari jenis jahitan sebenarnya baju daster ini hanya terdiri dari 2 jenis yaitu: daster obras dan non obras. Lalu, apa perbedaan diantara keduanya? Mari simak langsung di bawah ini.

Perbedaan Daster Obras dan Non Obras

Daster Ranting Manohara Warna Biru
Daster Ranting Manohara Warna Biru

Sebelum mencari tahu perbedaan dari daster obras dan non obras. Kita sebaiknya mengetahui pengertian dari arti jahitan obras terlebih dahulu.

Jahitan obras merupakan salah satu jenis jahitan yang memiliki fungsi penting untuk merapikan pinggiran atau tepi kain agar terlihat lebih rapi an enak dipandang. Biasanya terdapat di bagian tepi bawah, kerah lengan, atau leher pada baju daster.

Jadi, kesimpulannya daster obras bisa dibilang sebuah daster dengan jahitan obras. Sementara, daster non obras yaitu daster tanpa jahitan obras.

Perbedaan Jahitan Obras dan Semi Obras

Perbedan Jahitan Obras dan Non Obras
Perbedan Jahitan Obras dan Non Obras

Untuk jahitan obras sendiri, bisa dibedakan lagi menjadi 2 jenis yaitu: obras (sebernarnya) dan semi obras.

Jika dilihat sekilas mata, keduanya memang nampak sama. Namun, jika ditelusuri secara lebih teliti lagi, sebenarnya ada beberapa hal yang membedakan diantaranya keduanya, sebagimana berikut ini.

  1. Jahitan Obras

    Mesin Jahit
    Mesin Jahit

Jahitan obras umumnya dikerjakan dengan menggunakan mesin obras khusus atau juga disebut overlock swing machine.

Pada bagian mesin ini biasanya dilengkapi dengan 2 buah pisau obras, yaitu pisau bagian bawah yang diam dan pisau atas yang akan bergerak untuk memotong kain.

Kedua pisau ini akan bekerja seperti hal gunting ketika mesin beroperasi.

Sementara untuk jumlah benangnya, mesin obras ini menggunakan perpaduan 2 benang 1 jarum, 3 benang 1 jarum, atau ada juga 4 benang 2 jarum.

  1. Jahitan Semi Obras

    Edge Neatening Foot
    Edge Neatening Foot

Jahitan semi obras biasanya dikerjakan dengan mesin jahit portable multifungsi dengan fitur semi obras dan edge neatening foot (sepatu jahit pinggir).

Mesin ini tidak dilengkapi dengan pisau untuk pemotong kain. Tetapi, dilengkapi dengan alat semacam besi di bagian pinggir yang berfungsi untuk menjaga agar tepi kain tetap rapi saat dijahit.

Untuk jumlah benang yang dipakai, biasanya hanya menggunakan perpaduan 2 benang dan 1 jarum saja.

Nah, setelah membaca semua informasi di atas. Kini anda bisa mengetahui perbedaan daster obras dan non obras sekaligus perbedaan jahitan obras dan semi obras.

Semoga Bermanfaat :)

Publish : Rabu, 19 Agu 2020